Jum'at, 6 Desember 2019 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111

21/05/2019 – 15:02

Banjarbaru – Sejak 1908, tanggal 20 Mei menjadi hari bersejarah dalam kebangkitan nasional untuk meraih kemerdekaan Indonesia di masa penjajahan, sehingga setiap tahunnya 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bertepatan dengan peristiwa berdirinya Boedi Oetomo, organisasi yang bergerak dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan. Pada tahun ini, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional memasuki peringatan yang ke-111 dengan tema “Bangkit untuk Bersatu”.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 di BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan diselenggarakan dengan kegiatan upacara bendera. Tujuan peringatan 111 tahun Kebangkitan Nasional adalah untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara, mempererat persaudaraan untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi bangsa ke depan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 ini, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Tornanda Syaifullah bertindak sebagai Inspektur Upacara dengan Komandan Upacara, Bambang Jatmiko. Upacara yang diselenggarakan di halaman kantor perwakilan tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara. Rudiantara menyampaikan bahwa telah lebih dari satu abad masyarakat Indonesia menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, dan kebudayaan, masyarakat Indonesia membuktikan mampu menjaga persatuan sampai detik ini. Oleh sebab itu, tidak diragukan lagi bahwa masyarakat Indonesia pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat dan keterbelahan sosial dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa, yaitu persatuan Indonesia. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, yang telah mampu menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam dwilingga salin suara berikut ini: gotong-royong.

Pada akhir sambutannya, Rudiantara mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa bangsa Indonesia menuju kejayaan di pentas global.

Indonesia Bangkit! Indonesia Bersatu!


Live Chat