Kamis, 13 Desember 2018 

Profil Kabupaten Hulu Sungai Utara

Website : www.hulusungaiutara.go.id
Ibukota : Amuntai
Alamat Kantor Kepala Daerah :
Jl. A. Yani no. 12 Amuntai
Telp.  (0527) 61014 , 61666
Fax.  (0527)  63101

 

 

Profil Daerah

Ibu Kota     : Amuntai

Semboyan:“agung” yang artinya  bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewibawaan dan keluwesan pemerintah untuk menciptakan masyarakat adil dan makmur, sejahtera lahir dan bathin berdasarkan musawarah dan mufakat yang dijiwai oleh semangat proklamasi 17 Agustus 1945 dan UUD 1945 dengan berpijak diatas landasan Pancasila.

Pada tanggal 1 Mei 1952, ketika Residen Koordinator Kalimantan Selatan, Zainal Abidin gelar Sutan Komala Pontas yang mewakili Gubernur Kepala Daerah Kalimantan, melantik anggota DPRDS Kabupaten Amuntai yang berjumlah 16 orang. Hal ini menandai berdirinya Kabupaten Amuntai. Selanjutnya, pada tanggal 14 Januari 1953, nama Kabupaten Amuntai diubah menjadi “Kabupaten Hulu Sungai Utara” hingga sekarang. Kantor Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara beralamat di Jl. A. Yani No. 12 Amuntai dengan alamat website www.hulusungaiutarakab.go.id

Pariwisata:

Objek Wisatanya adalah Candi Agung di Desa Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah, Lomba Renang Kerbau Rawa, Pasar Itik Alabio, Masjid Jami Sungai Banar terletak di tepi Sungai Banar, Masjid Raya Amuntai terletak di Kota Amuntai, Makam Datu Syekh Sayid Sulaiman di  Kecamatan Amuntai Utara tepatnya di desa Pakacangan

Hasil Pertanian, Perkebunan dan Peternakan:

Pertanian         :     jagung, kedelai, ubi jalar, dan ubi kayu.

Perkebunan    :     karet, kopi, dan kelapa.

Peternakan     :     sapi, domba kambing, dan kerbau.

Sejarah

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara didirikan pada tahun 1953 berdasarkan Undang-Undang No 27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Nomor 3 Drt. Tahun 1953 tentang Pembentukan  Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2756) sebagai Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 72, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1820), dengan ibukota Amuntai mempunyai luas wilayah 892,7 km2 atau hanya 2,38% dari luas Provinsi Kalimantan Selatan

 

Visi dan Misi

Dengan visi “Hulu Sungai Utara MANTAP” yang merupakan singkatan dari Maju, Mandiri, Sejahtera, Agamis dan Produktif.

Misi Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai berikut:

  1. Menciptakan Pemerintahan yang Bersih, Berwibawa, dan Inovatif;
  2. Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing dengan ditopang Nilai-nilai Agamis dan Kultur budaya daerah
  3. Menciptakan kesejahteraan masyarakat yang berbasis pengembangan ekonomi dan sumberdaya local dengan berlandaskan potensi daerah
  4. Membangun infrastruktur daerah yang terintegrasi dengan sektor Pendidikan, kesehatan dan ekonomi local.
  5. Melaksanakan pembangunan secara arif dengan memperhatikan kaidah kelestarian terhadap lingkungan dan sumber daya alam.

 

Topografi

Kabupaten Hulu Sungai Utara setelah pemekaran hanya berupa hamparan dataran rendah/daerah rawa dengan sedikit daerah yang berbukit kecil di daerah Kecamatan Amuntai Utara. Berdasarkan peta topografi/rupa bumi dengan skala 1:50.000, lahan tertinggi mencapai 21 meter dpl terletak di desa Air Tawar Kecamatan Amuntai Utara, sedangkan daerah rawa terendah pada ketinggian 0 meter dpl.

Dari total luas wilayah yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara, sebagian besar terdiri atas dataran rendah yang digenangi oleh lahan rawa baik yang tergenang secara permanen maupun yang tergenang secara periodik. Kurang lebih 89% adalah merupakan lahan rawa dan sebagian besar belum termanfaatkan secara optimal. Daerah Hulu Sungai Utara dilalui oleh cukup banyak sungai. Sungai yang mendominasi keadaan hidrologi daerah tersebut adalah Sungai Tabalong dan Sungai Balangan yang bertemu di Sungai Negara. Sementara itu dari daerah Tabalong mengalir sungai kecil yang melewati Sungai Haur Gading terus ke Danau Panggang/Paminggir dan menuju Sungai Barito. Sebagian sungai-sungai tersebut masih digunakan sebagai sarana transportasi air.

Letak Geografi
Kabupaten Hulu Sungai Utara secara geografis terletak antara koordinat 2°17 sampai 2°33 Lintang Selatan dan antara 114°52 sampai 115°24 bujur Timur.  Kabupaten Hulu Sungai Utara mempunyai luas wilayah 892,7 km2 atau hanya 2,38 persen dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Batas  Wilayah Administrasi

Sebelah Utara : Kabupaten Barito Selatan dan Kab. Tabalong
Sebelah Timur : Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kab. Hulu Sungai Selatan
Sebelah Selatan : Kabupaten Balangan
Sebelah Barat : Kabupaten Barito Selatan (Provinsi Kalimantan Tengah)

 

 

POTENSI DAERAH

  • Pertanian

Luas lahan sawah di Kabupaten Hulu Sungai Utara tahun 2017 sebesar 36.051 hektar, dimana 30.001 hektar merupakan luas lahan sawah nonirigasi dan sisanya 6.050 hektar merupakan luas lahan sawah irigasi.  Dari 30.001 hektar luas lahan sawah nonirigasi, 29.520 hektar merupakan luas lahan sawah lebak dan sisanya merupakan tadah hujan. Luas tanam padi sawah sebesar 25.343 hektar dengan luas panen sebesar 23.293 hektar. Produksi padi sawah sebesar 131.787 ton. Varietas padi dengan luas tanam terbesar adalah mekongga sebesar 10.249 hektar.

  • Perkebunan

Luas tanam sayur-sayuran sebesar 119,00 hektar dengan luas panen sebesar 129,00 hektar. Produksi sayursayuran sebesar 882,36 ton. Produksi sayuran terbanyak adalah cabai besar sebesar 2.178,00 ton.  Luas tanam buah-buahan tahun 2017 sebesar 0,33 hektar dengan luas panen sebesar 172,23 hektar. Produksi buah-buahan sebesar 1.572,30 ton. Produksi buah terbanyak adalah pisang sebesar 570,10 ton. Produksi tanaman perkebunan paling banyak adalah kelapa sawit rakyat sebesar 1.741,12 ton, disusulkelapa sebesar 610,00 ton.

  • Peternakan

Jumlah ternak besar di Kabupaten Hulu Sungai Utara paling banyak adalah kerbau sebanyak 9.086 ekor, dengan nilai produksi daging sebesar 61.137 kg.

Jumlah ternak kecil terbanyak adalah kambing sebanyak 445 ekor. Sedangkan jumlah ternak unggas terbanyak adalah ayam ras pedaging sebanyak 2.698.919 ekor.

  • Perdagangan

Pada tahun 2017, di Kabupaten Hulu Sungai Utara jumlah sarana perdagangan sebanyak 1.590. Pasar desa sebanyak 18 pasar dan pasar induk sebanyak 1 pasar, sisanya merupakan toko/kios dan los.

 

Pimpinan Daerah

Bupati Wakil Bupati
Drs. H. Abdul Wahid, H.K., M.M., M.Si. H. Husairi Abdi, Lc.

Statistik

Jumlah Penduduk (2018) Laki-laki Perempuan Gini Ratio (2016) IPM (2017) Pengangguran (2017) Inflasi (Juli 2018) Penduduk Miskin (%) (2017)
234.604 102.351 106.895 0,32 64,21 4,11 6,65

*Sumber: BPS Kalimantan Selatan


Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Live Chat