Kamis, 13 Desember 2018 

Profil Provinsi Kalimantan Selatan

Website : www.kalselprov.go.id
Ibukota Provinsi : Banjarmasin
Alamat Kantor Kepala Daerah :
Jl. Jenderal Sudirman no. 14 Banjarmasin
Telp. (0511) 3353457 , 3353459
Fax.  (0511) 4364197 , 4366781

 

Profil Daerah
Ibu Kota : Banjarmasin
Semboyan : “Waja Sampai Kaputing” yang artinya bekerja sampai selesai

Provinsi Kalimantan Selatan berdiri pada tanggal 1 Januari 1957 dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956 Tentang Pembentukan Daerah-daerah Otonom Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Sebelumnya ketiga Provinsi berada dalam satu Provinsi yaitu Provinsi Kalimantan.
Pada tanggal 23 Mei 1957 Provinsi Kalimantan Selatan dipecah menjadi Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah dengan diterbitkannya Undang-Undang Darurat Nomor 10 Tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Provinsi Kalimantan Tengah. Selanjutnya pada tahun 1959 sebagian wilayah Kabupaten Kotabaru dimasukkan ke dalam wilayah Kalimantan Timur berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 tahun 1959.
Provinsi Kalimantan Selatan terdiri atas 2 kota dan 11 Kabupaten. Walaupun beribukota di Banjarmasin, namun sejak tanggal 14 Agustus 2011 sebagian aktivitas pemerintahan Kalimantan Selatan berpindah ke Kota Banjarbaru.
Provinsi Kalimantan Selatan dipimpin oleh seorang gubernur didampingi oleh seorang wakil gubernur.Kantor Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan beralamat di Jalan Aneka Tambang, Trikora, Palam, Cempaka, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan 70114.

 

Sejarah

Provinsi Kalimantan Selatan dibentuk dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah-daerah Otonom Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

 

Visi dan Misi

Visi jangka menengah daerah yang diusung oleh Kepala Daerah terpilih yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016-2021 adalah:

“Kalsel Mapan (Mandiri dan Terdepan) Lebih Sejahtera, Berkeadilan, Berdikari dan Berdaya Saing”.

Berdasarkan visi tersebut, ditetapkan misi pembangunan Tahun 2016-2021 sebagaimana berikut:

  1. Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang Agamis, Sehat, Cerdas dan Terampil;
  2. Mengembangkan Daya Saing Ekonomi Daerah yang Berbasis Sumberdaya Lokal, dengan Memperhatikan Kelestarian Lingkungan;
  3. Mengembangkan Infrastruktur Wilayah yang Mendukung Percepatan Pengembangan Ekonomi dan Sosial Budaya;
  4. Memantapkan Kondisi Sosial Budaya Daerah yang Berbasiskan Kearifan Lokal; dan
  5. Mewujudkan Tatakelola Pemerintah yang Professional dan Berorientasi pada Pelayanan Publik

 

Geografi

Secara geografis, terletak di bagian selatan Pulau Kalimantan dengan batas-batas : sebelah barat dengan Provinsi Kalimantan Tengah, sebelah timur dengan Selat Makassar, sebelah selatan dengan Laut Jawa dan sebelah utara dengan Provinsi Kalimantan Timur. Luas wilayahnya adalah sekitar 37.530,52 km2 atau 6,98 persen dari luas Pulau Kalimantan dan 1,96 persen dari luas wilayah Indonesia.

 

Pertanian

Pertanian merupakan andalan perekonomian Kalimantan Selatan terbesar kedua setelah pertambangan dan penggalian. Produksi padi Kalimantan Selatan terdiri dari padi sawah dan padi ladang. Produksi padi Kalimantan Selatan setiap tahunnya secara rata-rata sudah mencapai 2 juta ton lebih dengan kecenderungan mengalami kenaikan tiap tahunnya. Tahun 2017 bahkan telah mencapai 2,25 juta ton.

 

Industri

Berdasarkan data dari SurveiIndustri Manufaktur Menengah, Besar Tahunan  telah terjadi penambahan unitusaha industri sebanyak 55 unit industri menengah besar pada tahun 2015, dengan jumlah unit usaha industri mencapai 160 unit. Jumlah tenaga kerja pada industri manufaktur menengah besar sebanyak 26.037 pekerja atautumbuh sebesar 17,55 %.

 

Perdagangan

Ekspor luar negeri Kalimantan Selatan mengalami peningkatan. Nilai ekspor di tahun 2017 mencapai US$8,11 miliar atau naik 29,06 persen. Peningkatan ekpor ini didorong oleh meningkatnya ekspor beberapa jenis komoditas dimana salah satunya yang paling besar perannya adalah produk tambang jenis batubara. Volume ekspor batubara mengalami peningkatan dari 125,00 juta ton di tahun 2016 menjadi 130,51 juta ton di tahun 2017. Nilai ekspor batubara pun pada tahun 2017 mengalami peningkatan yang signifikan dari US$4,85 miliar menjadi US$6,40 miliar di tahun 2017.   Meski demikian, karena batubara dan bahan tambang lainnya merupakan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui, maka perlu diusahakan diversifikasi produk ekspor pengganti. Komoditas ekspor selain batubara yang menonjol adalah sawit, karet dan produk kayu. Negara tujuan eskpor utama Kalimantan Selatan adalah China, India dan Jepang.

 

Perikanan

Produksi perikanan di KalimantanSelatan sebagian besar berasal dariperikanan laut, dimana terdapat 4kabupaten/kota utama penghasilnyayaitu Kabupaten Tanah Laut, Kotabaru,Tanah Bumbu, dan Kota Banjarmasin. Jumlah produksi perikanan yang

dihasilkan secara keseluruhan padatahun 2017 mencapai 253.899 ton ikan atau naik 2,49 persen dibandingkantahun sebelumnya.

 

Peternakan

Kalimantan Selatan memiliki komoditas ternak besar  dengan jumlah yangrealtif besar pada komoditas sapi potong. Kabupaten yang merupakan produsen sapi potong terbanyak adalah kabupaten Tanah Laut.

Topografi

Secara topografis wilayah Provinsi Kalimantan Selatan terdiri dari 4 bagian, yaitu dataran aluvial, dataran rawa, perbukitan dan pegunungan. Kemiringan tanah dengan 4 kelas klasifikasi menunjukkan bahwa sebesar 43,31% wilayah Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai kemiringan tanah 0-2%.

 

 

Letak Geografis
Provinsi Kalimantan Selatan terletak antara 1°21’ 49″ – 4°10’14″ Lintang Selatan dan 114°19’ 13″ hingga 116° 33’ 28″ Bujur Timur dengan luas wilayah 37.377,53 km² atau hanya 6,98 persen dari luas Pulau Kalimantan.

Batas Wilayah Administrasi

Sebelah Utara : Provinsi Kalimantan Timur
Sebelah Timur : Selat Makassar
Sebelah Selatan : Laut Jawa
Sebelah Barat : Provinsi Kalimantan Tengah

 

Pimpinan Daerah

Gubernur Wakil Gubernur Ketua DPRD
H. Sahbirin Noor, S.Sos., M.H. Drs. H. Rudy Resnawan H. Burhanuddin, S.Sos., M.Pd.

Statistik

Jumlah Penduduk (2018) Laki-laki Perempuan Gini Ratio (2016) IPM (2017) Pengangguran (2017) Inflasi (Juli 2018) Penduduk Miskin (%) (2017)
4.182.695 1.836.210 1.790.406 0,35 69,65 4,77 -0,05 4,54

*Sumber: BPS Kalimantan Selatan


Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Live Chat